Sabung Ayam di Lais Simpang Silat, Benarkah Ada Pembiaran Aparat Penegak Hukum?

Sabung Ayam di Lais Simpang Silat,Benarkah Ada Pembiaran Aparat Penegakan Hukum?
Kapuas Hulu,Jangkauannuansa.news 4 Februari 2026 – Sebuah rekaman video yang diduga memperlihatkan aktivitas perjudian sabung ayam beredar luas di tengah masyarakat

Video tersebut disebut-sebut terjadi di wilayah Lais, Kecamatan Simpang Silat, Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam rekaman yang beredar, tampak sebuah lokasi menyerupai gelanggang atau arena sabung ayam.

Suasana di sekitar arena terlihat ramai, dengan puluhan orang mengelilingi tempat tersebut.

Terdengar pula suara dari pengeras suara (microphone) yang menyebutkan angka-angka seperti “200” dan “500”, yang memunculkan dugaan kuat adanya unsur taruhan dalam aktivitas tersebut.

Keramaian semakin terasa dengan sorak sorai penonton yang terlihat sangat antusias menyaksikan dua ekor ayam jago saling menyerang di tengah arena.

Antusiasme tersebut memicu kecurigaan publik, mengingat sabung ayam kerap dikaitkan dengan praktik perjudian.

Muncul pertanyaan di tengah masyarakat, apakah dalam kegiatan tersebut terdapat taruhan uang atau bentuk perjudian lainnya.

Jika dugaan tersebut benar, maka aktivitas yang terekam jelas melanggar hukum, mengingat perjudian merupakan perbuatan yang dilarang karena berdampak negatif terhadap moral dan ketertiban masyarakat.

Namun yang menjadi sorotan publik, mengapa aktivitas yang diduga sebagai praktik perjudian tersebut seolah dibiarkan.

Apakah Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya pihak kepolisian setempat, tidak mengetahui keberadaan kegiatan tersebut, atau justru diduga melakukan pembiaran.

Rasa heran dan penasaran pun mengemuka di tengah masyarakat.
Pasalnya, apabila benar terjadi perjudian, seharusnya ada tindakan tegas dari pihak berwenang.

Namun hingga kini, aktivitas tersebut diduga masih berlangsung tanpa penindakan yang jelas.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Aparat Penegak Hukum setempat guna memperoleh klarifikasi dan penjelasan resmi terkait dugaan aktivitas sabung ayam tersebut. Namun, konfirmasi tersebut belum berhasil dilakukan.

(Red)