PONTIANAK (Kalbar), Jangkauannusantara.com Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat di Kota agar selalu menjaga kebersihan sungai sehingga bernilai ekonomis. Dan ini juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan masyarakat berolahraga dan menikmati berbagai fasilitas yang disediakan Pemkot Kota Pontianak.

Akan tetapi dengan seiring berjalannya waktu waterfront hampir berubah menjadi tempat yang memilukan yang sejatinya merupakan kebanggan warga Kota Pontianak dengan menyimpangnya fungsi dari sebagian kelompok minoritas yang kurang bersyukur dalam menjaga fungsi utama dari pembangunan waterfront tersebut.

Ini tampak terlihat warga yang menjemur pakaian sembarangan di area waterfront yang awalnya banyak menjadi percontohan dan buah bibir baik dari para pelancong domestik daerah.

Kejadian ini tidak lepas dari pengawasan Walikota Pontianak H Edi Rusdi Kamtono yang sejak beberapa saat lalu mengintruksikan Kasatpol PP Kota Pontianak Toro untuk menertibkan semua Pembenahan di Area Waterpront yang sejatinya merupakan Area Wisata Kota Pontianak.

“Kami melakukan penertiban dari berbagai hal yang kiranya menyimpang di area Waterpront dan pada hari Selasa sore 14 Oktober 2025 kami kembali melakukan penertiban seperti pada jemuran liar yang kita ketahui pelaku penjemur pakaian tersebut merupakan orang yang keterbelakangan mental,” ungkapnya singkat.

Reporter : RH

Editor : Birong Hutagaol